Cara Mudah Mengatasi Tetelo Pada Ayam, Penyakit tetelo atau New Castle Disease (NCSD) adalah penyakit yang sering menyerang ayam. Penyakit ini dapat menyerang pada jenis ayam apa saja baik itu broiler maupun ayam aduan. Serangan pada ayam adalah yang paling dikenal, dengan gejala klinis seperti terkena pilek (hidung berair dan tersumbat), mengorok, sayap turun lemas (terkulai), kaki terseret, sampai kepala terkulai atau melipat.

Cara Mudah Mengatasi Tetelo Pada Ayam, Simak Disini

Pada ayam bangkok muda, serangan ini dapat segera berakhir dengan kematian, sedangkan pada ayam dewasa, kematian biasanya terjadi dua sampai tiga hari setelah gejala pertama kali terlihat. Penyakit tetelo disebabkan oleh sejenis virus paramyxo dan muncul pertama kali di kota New Castle Inggris tahun 1926 dan menyebar ke seluruh dunia. Tingkat keganasan virus tersebut bervariasi yaitu :

  • Tipe ganas (velogenik) : hampir semua gejala diatas tampak dan tingkat kematiannya mencapai 80-100%.
  • Tipe sedang (mesogenik) : gejala berupa gangguan pernafasan dan saraf, tingkat kematiannya mencapai 10% pada ayam muda dan jarang terjadi pada ayam dewasa.
  • Tipe lemah (lentogenik) : gejalanya tidak terlalu nyata, ada sedikit gangguan pernafasan dan penurunan produksi telur, kualitas kulit telur menjadi menurun.

Gejala Ayam Aduan Terserang Tetelo

  • Sambil membersin dan berdehem ia mencoba mengeluarkannya.
  • Adakalanya kelompok mata membengkak.
  • Setelah itu ayam tampak semakin sukar bernafas dengan leher merenggang dan paruh ternganga.
  • Balung dan piyalnya kadang berwarna merah keungu-unguan hingga lembayung tua.
  • Setelah itu ayam akan lumpuh. Dalam keadaan lumpuh itu ia segera akan mati.
  • Awalnya, ayam terlihat malas dan duduk merutu.
  • Banyak mengeluarkan air mata.
  • Pipi dan tenggorokan padat atau membengkak.
  • Ayam terlihat selalu mengantuk dan ingin tidur.
  • Dalam rongga mulut dan tekat terdapat lendir yang liat dan pekat sehingga susah bernafas.

Untuk mencegah ayam agar tidak terkena tetelo dapat dilakukan dengan pemberian vaksin yaitu ” Vaksin NCD pola 4-4-4″. Maksudnya, vaksin NCD diberikan pada ayam yang berumur empat hari, empat minggu dan empat bulan. Tagap pembarian vaksin adalah sebagai berikut :

Untuk anak ayam berumur empat hari, diberi vaksin dengan cara tetes mulut atau tetes mata. Pemberian menggunakan pipet tetes. Pada mata diberikan masing-masing satu tetes. Tetesan pada mulut dilakukan sebanyak dua tetes. Untuk anak ayam yang berumur empat minggu dan empat bulan, dilakukan dengan cara penyuntikan sebelum penyuntikan vaksin diencerkan terlebih dahulu.

Cara Mengobati Menggunakan Obatan Alami

Untuk anda yang merasa biaya terlalu besar maka dapat diatasi dengan cara pengobatan alami yaitu dengan menggunakan daun pepaya. Apa sajakah manfaat yang terkandung pada daun pepaya ini, berikut ini akan kami sampaikan kepada anda :

  • Ambil daun pepaya yang sudah terlihat tua, namun belum menguning.
  • Letakkan pada suatu wadah atau mangkok.
  • Beri air sebanyak 100 ml.
  • Peras daun pepaya yang sudah diberi air hingga berwarna hijau pekat.
  • Minumkan air ekstrak tersebut pada ayam dengan langkah sebagai berikut :
    a. Ayam tersebut dipegangi oleh orang lain,
    b. Buka bagian mulut ayam,
    c. Minumkan air perasan daun pepaya sebanyak dua sendok makan atau sekitar 5 ml.
  • Minumkan air ekstrak tersebut rutin tiga kali sehari.
  • Pada hari ketiga, waktu pemberian dikurangi yaitu menjadi dua kali sehari.

Nah demikianlah untuk anda yang ingin mengobati penyakit ayam aduan anda yang terserang tetelo. Dengan demikian pastinya anda dapat mengetahui akan gejala dan cara pengobatannya bukan. Kami sangat menyarankan dalam merawat ayam aduan hal yang tebaik yaitu menggunakan bahan-bahan alami atau tradisional. Semoga dapat bermanfaat ya…

[IKLAN]
SABUNG AYAM ONLINE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × one =